mencerdaskan kerja da’wah
ikhwah fillah,tidak syak lagi.kecerdasan kerja da’wah adalah keharusan yang tidak bisa ditawar.alasan pun melatar belakangi:
1.kecerdasan orang kafir dalam menyerang umat islam,menahan laju dakwah dan melakukan upaya pmbodohan(pembaratan)
2.sedikitnya umat islam yang memahami scara benar dinul islam
3.permasalahan umat semakin kompleks dan cepat perubahannya,sehingga kita dituntut untuk lebih cepat dan kreatif dari permasalahan dan tantangan yang ada,minimal mengimbangi
4.dakwah yang cerdas harus berdasarkan ilmu,sumber yg shahih,analisa yg jitu,feel yg tajam,tnp hrs menghilangkan cara konvensional.
(by majalah tastqif)
kita semakin terlena dengan tipu daya dunia,sehingga dengan cepat melesatnya kaum2 non muslim menguasai dunia.anak2 palestina,ql disela sela bom atom,bom rakitan,senjata.sebelah kanannya rumah meledak.sebelah kirinya teriakan anak kecil yang terbunuh.lalu,kita disini??dengan suasana yg ga ada bom,aman,nyaman,tidak ada ancaman senjata biologi yang menyerang,tanyalah pada hati kita masing2.sudahkah ql hari ini???atau sudahkah jamaah subuh di masjid hari ini???
sangat wajar seorang pendakwah memiliki amalan hariannya,dan ditempel di dinding kamarnya.karena manusia itu suka lalai pada hakikatnya,maka perlu ada pengingatnya.jika manusia tidak suka lalai,maka mengapa dikatakan ” kita harus saling sehat menasehati”.
ikhwah fillah…..kecerdasan dakwah tidaklah terbentuk secara instan,perlu proses dan perlu jenjang serta tingkatan yang disesuaikan dengan pemahaman akan dakwah itu sendiri,ilmu dan porsi dari masing2 kader.dan tidak pula terbina asal jadi.IA butuh kesabaran,keseriusan,penguasaan doktrin dan ideology yg mantap,penguasaan medan,luasnya pengalaman,amal jama’i yang sehat,keluwesn interaksi manusia,keluasan ilmu dan keluwesan interaksi dengan manusia.perangkat ini mendukung kerja da’wah sehingga target bukan sekedar impian,tapi bisa dihadirkan berulang ulang.
ikhwah fillah..da’wah yang efektif yang ingin kita harap2kan membutuhkan ilmu dan bashirah,tidak hanya ilmu mengenai akhirat,tetapi juga dunia.adapun manusia yang secara kaku pada teks book,akan terkurung dalam dunia yang terisolir dan kecil,walau mereka memiliki idealisme yang matang dan ilmu yang luas.intinya da’wah yang cerdas tidak hanya butuh “teori/konsep” tapi juga membutuhkan pengalaman berada dilapangan kerja dakwah bukan di ruang daya nalar manusia.seorang yang melakukan pemetaan dan strategi da’wah untuk kedepannya tetapi belum cukup mengetahui seluk beluk lapangan dakwah,target,pemahaman dakwah itu sendiri,celah2,keuntungan kerugian,intrik,tips trik,maka hal itu tidak termasuk dalam kerja da’wah yg cerdas,walaupun memiliki jiwa seorang konseptor.tetapi jiwa seorang konseptor akan lebih terasah jika sudah mengetahui benar benar medan yang ditempuh dan hal hal lain diatas.
sehingga jika sudah saatnya nanti,akan maju sebagai seorang yang lebih siap dengan tidak melupakan ikut “turun gunung” terhadap kerja dakwah itu sendiri.wallahualam bishowab.
7:28,jumat,8 agustus 2008
di sela sela persiapan atm gelombang 2






















Checkout http://www.hijabtrendz.com for updated hijab styles and fashion news.. plus other hijab specific topics.