Updates from August, 2008 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • youlis77lafine 11:46 pm on 0,August 22, 2008 Permalink | Reply  

    mencerdaskan kerja da’wah 

    ikhwah fillah,tidak syak lagi.kecerdasan kerja da’wah adalah keharusan yang tidak bisa ditawar.alasan pun melatar belakangi:
    1.kecerdasan orang kafir dalam menyerang umat islam,menahan laju dakwah dan melakukan upaya pmbodohan(pembaratan)
    2.sedikitnya umat islam yang memahami scara benar dinul islam
    3.permasalahan umat semakin kompleks dan cepat perubahannya,sehingga kita dituntut untuk lebih cepat dan kreatif dari permasalahan dan tantangan yang ada,minimal mengimbangi
    4.dakwah yang cerdas harus berdasarkan ilmu,sumber yg shahih,analisa yg jitu,feel yg tajam,tnp hrs menghilangkan cara konvensional.
    (by majalah tastqif)

    kita semakin terlena dengan tipu daya dunia,sehingga dengan cepat melesatnya kaum2 non muslim menguasai dunia.anak2 palestina,ql disela sela bom atom,bom rakitan,senjata.sebelah kanannya rumah meledak.sebelah kirinya teriakan anak kecil yang terbunuh.lalu,kita disini??dengan suasana yg ga ada bom,aman,nyaman,tidak ada ancaman senjata biologi yang menyerang,tanyalah pada hati kita masing2.sudahkah ql hari ini???atau sudahkah jamaah subuh di masjid hari ini???
    sangat wajar seorang pendakwah memiliki amalan hariannya,dan ditempel di dinding kamarnya.karena manusia itu suka lalai pada hakikatnya,maka perlu ada pengingatnya.jika manusia tidak suka lalai,maka mengapa dikatakan ” kita harus saling sehat menasehati”.

    ikhwah fillah…..kecerdasan dakwah tidaklah terbentuk secara instan,perlu proses dan perlu jenjang serta tingkatan yang disesuaikan dengan pemahaman akan dakwah itu sendiri,ilmu dan porsi dari masing2 kader.dan tidak pula terbina asal jadi.IA butuh kesabaran,keseriusan,penguasaan doktrin dan ideology yg mantap,penguasaan medan,luasnya pengalaman,amal jama’i yang sehat,keluwesn interaksi manusia,keluasan ilmu dan keluwesan interaksi dengan manusia.perangkat ini mendukung kerja da’wah sehingga target bukan sekedar impian,tapi bisa dihadirkan berulang ulang.

    ikhwah fillah..da’wah yang efektif yang ingin kita harap2kan membutuhkan ilmu dan bashirah,tidak hanya ilmu mengenai akhirat,tetapi juga dunia.adapun manusia yang secara kaku pada teks book,akan terkurung dalam dunia yang terisolir dan kecil,walau mereka memiliki idealisme yang matang dan ilmu yang luas.intinya da’wah yang cerdas tidak hanya butuh “teori/konsep” tapi juga membutuhkan pengalaman berada dilapangan kerja dakwah bukan di ruang daya nalar manusia.seorang yang melakukan pemetaan dan strategi da’wah untuk kedepannya tetapi belum cukup mengetahui seluk beluk lapangan dakwah,target,pemahaman dakwah itu sendiri,celah2,keuntungan kerugian,intrik,tips trik,maka hal itu tidak termasuk dalam kerja da’wah yg cerdas,walaupun memiliki jiwa seorang konseptor.tetapi jiwa seorang konseptor akan lebih terasah jika sudah mengetahui benar benar medan yang ditempuh dan hal hal lain diatas.

    sehingga jika sudah saatnya nanti,akan maju sebagai seorang yang lebih siap dengan tidak melupakan ikut “turun gunung” terhadap kerja dakwah itu sendiri.wallahualam bishowab.

    7:28,jumat,8 agustus 2008
    di sela sela persiapan atm gelombang 2

     
  • youlis77lafine 10:46 pm on 0,August 22, 2008 Permalink | Reply  

    menuju profesionalisme dakwah 

    beberapa hari ini,ana disela sela skripsi,kerja,sp,dan dakwah,tak sengaja menemukan suatu majalah di acara yg baru baru ini,ana membaca suatu artikel yang menarik pada sebuah majalah,ya ujung ujungnya tentang dakwah sih,tak taulah,kl berhubungan ama kinerja dakwah,selalu menghasilkan ketertarikan sendiri,nah pada saat itu membaca ttg “menuju profesionalisme dakwah”.
    seru sih baca artikel yang terdiri dari beberapa lembar ini.ternyata profesionalisme itu telah dikenal sejak zaman nabi dulu,dan profesionalisme bukanlah produk abad moder,dari jauh hari,islam telah mengajarkan demikian.hanya bagi kalangan para da’i hal ini belum mendunia.

    kegiatan disebut profesional apabila didukung oleh keahlian tertentu berdasarkan kualitas tertentu,dan diperoleh dari pendidikan dan pelatihan tertentu—->ini kata si artikel tersebut untuk menerjemahkan profesionalisme.
    buruh bangunan,tidak bisa dikatakan profesi karena hampir semua org bisa melakukannya tanpa harus memiliki ketrampilan,dan keahlian,lagipula kegiatan ini tidak mensyaratka pendidikan dan keahlian tertentu.
    ternyata profesi kita sebagai seorang programmer,analyst,designer,akuntan,project manager dll itu sama dengan profesi kita didakwah dakwah,yaitu harus sama sama profesional,dan bahkan dalam kasus tertentu bisa dikatakan dakwah jatuhnya lebih tinggi.tergantung sikon.karena apa???karena ya seperti diatas tadi,adanya kebutuhan pendidikan(tarbiyah),pelatihan,kualitas dll.

    adapun aktivis dakwah yang dilakukan secara sambilan maka kegiatan dakwah seperti ini bukan sebagai profesi dan pelakukanya tidak bisa disebut profesional.pelaku dakwah profesional dituntut memiliki kualitas dan keahlian yang mendalam,dan bagi mereka juga harus melaksanakan kode etik profesi,karena banyak kasus penyalahgunaan agama.

    jika pekerjaan didunia menuntut keprofesionalisme,maka kerja dakwah yang janji kebaikannya tiada hitungan,tentu menuntut hal yg sama pula yaitu komitmen,loyalitas(ketaatan),kecintaan terhadap profesi,serta keahlian yg diperoleh dari pendidikan dan pelatihan trtentu.hal itu bagai 2 mata uang yg tdk bisa dipisahkan,bila salah satunya cacat,maka uang itu tidak bisa menjadi alat tuar lagi.dicontohkan diartikel ini:jika menyembelih adalah persoalan sepele,itu saja kita diminta profesional:”….maka jika itu kalian menyembelih,sembelihlah dengan profesional.tentu,dakwah yang wilayahnya dunia akhirat juga harus profesional.
    dakwah yang bersifat sambilan,dapat dilakukan oleh semua orang,sehingga pelakunya tidak disebut sebagai da’i.tapi perlu diingat adalah amar ma’ruf nahi mungkar adalah tugas semua umat islam.


    PROFESIONALISME DAKWAH

    profesionalisme seperti apakah yang diperlukan dalam konteks dakwah??
    1.profesionalisme keyakinan(aqidah)

    tidak menjadikan dakwah sebagai kepentingan pribadi,karir atau bisnis,teguh terhadap islam,meruntuhkan segala obsesi dunia dan obsesi kita hanya ibadah,amal hanya kepada allah

    2.profesonalisme spiritualitas(ruhiyah)

    ahi ibadah adalah karakter asasi setiap pendakwah dalam berinteraksi dengan sang khaliq.membingkai diri dengan amal,mendekatkan diri kepada allah,sehingga dgn ini seorang pendakwah dapat bertahan dan melingkar brsama dakwahnya.
    sangat wajar seorg pendakwah mempunyai amalan harian yang kontinue dan berkualitas sehingga menguatkan ruh.

    3.profesionalisme organisasi(tandzim)

    bergabungnya kita dalam dakwah ini bukan karena kepakaran kita dalam organisasi tapi sebaliknya.kita dihimpun disiniagar lebih paham dalam berorganisasi sehingga lebih baik dalam organisasi dakwah,komunikasi dakwah dan koordinasi dakwah.
    profesionalisme seorg pendakwah dituntut utk mentaati tata tertib organisasi,akhlak berorganisasi,interaksi organisasi.

    4.profesionalisme aktifitas(amal)
    adanya manajemen dan perencanaan yg terbaik yang membuahkan hasil

    waallahualam bishowab.
    assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh.

     
  • youlis77lafine 1:43 pm on 0,August 22, 2008 Permalink | Reply  

    asyiknya ikutan pawai,semangat ber tarhib ramadhan :D :D :D 

    waktu umur 5 tahun dl,pernah ikut pawai,ga seru,capek n kyknya ga penting gituh.tapi setelah 16 tahun berlalu(kok serasa udah nenek2 gini),pawai terasa nikmat,walau ngos2an kl jalan(kok makin merasa kyk nenek2 gini),tapi luar biasa.

    kalian olang belum tau kan nikmatnya pawai ramadhan???seru,seru lah,selain bersilaturrahim ama olang olang sekitar  yah,kita juga jadi tau jalan jalan sekitar kampus kita kita olang punyalah.
    ana pun berniat ikutan pawai,meniatkan hati,menyambut tamu besar ramadhan,siapkan fisik dan mental mental semua,walau kondisi ada yg menghadang entah ini itu,tapi sebagai seorang muslim,pasti kita bisa mensiasati agar ramadhan bisa sehat.udah cukup hanya tahun lalu hanya berpuasa 8 hari dr 30 hr,sisanya tepar,ga mau hal itu terjadi lagiDD.walaupun sedih,tapi jadikan itu sebagai hikmah untuk kedepannya.STRATEGIKAN FISIK DAN MENTAL KITA.

    bagi bagi jadwal puasa kependuduk,mengingatkan penduduk dan element binus dengan suara cempreng kita kita olang,terkadang disetel nasyid ramdhan,sangat mengasyikkan.tak hanya pawai yang meramaikan penyambutan ramadhan ini,tapi mungkin krn tahun lalu cuman puasa segitu doang,maka teman2 seperjuangan+alumni juga mengajak utk mengikuti kajian tarhib ramadhan bertema ttg “strategi puasa dan kesehatan wanita”.subhanallah,ga diminta tapi ternyata ada teman2 yg siap membantu kita kita.alhamdulillah.memang indah suatu ukhuwah itu.

    dikosan ana n teman teman kosan juga,udah mulai melakukan penempelan spanduk2 flyer,jadwal imsakiyah,doa memasuki bulan ramadhan,keutamaan bulan ramadhan utk menyambut ramadhan ini,janjian ama teman dekat dluar mt utk buka bersama,minta maaf ama keluarga,tetangga,sodara dikampung,mulai belanja masak utk sahur.untuk ana pribadi,terus berdo’a kepada allah semoga ana diberikan kekuatan untuk menjalankan puasa penuh  ditahun ini dan berikutnya.
    hehhehehe itu sekilas dari tarhib ramadhan langsung dr kosan ana.

    bagaimana persiapan bulan ramadhan antum??.bagi bagilah cerita

     
c
compose new post
j
next post/next comment
k
previous post/previous comment
r
reply
e
edit
o
show/hide comments
t
go to top
l
go to login
h
show/hide help
shift + esc
cancel
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.