Ayah…….

entah kenapa malam ini ingin bercerita tentang ayahku,mungkin karena adanya suatu email dari milis yang mengingatkanku pada ayahku,ya mungkin aku selama ini terlalu sibuk atau bisa dibilang SOK SIBUK kali yak sehingga sepertinya memikirkan orang yang selalu mecari nafkah untuk diriku dan adik-adikku merasa tidak ada waktu dan terbengkalai,aku lebih memikirkan diriku atau mungkin aku lebih memikirkan lingkungan sekitarku daripada ayahku yg jauh disana.

sekilas tentang ayahku,dari aku kecil,aku melihat ayahku adalah seorang yang sabar terhadap cobaan,begitu banyak cobaan yg aku lihat selalu menerpanya selalu dibawa tenang dan santai olehnya,aku tahu bukan berarti dia selalu menerima seutuhnya apapun cobaan dari allah swt kepadanya,karena aku tau dia hanya manusia biasa yg juga banyak salah,juga bukan nabi yg wajar jika dia terkejut atau tertekan atas berbagai permasalahan yg dihadapi . aku sering mendengar isak tangis ketika dikegelapan malam ketika aku bangun tidur utk buang air kecil kekamar mandi dan selalu mendengar isak tangis ayahku ketika aku masih kecil.

aku tidak mengerti saat itu mengapa ayahku menangis dikegelapan malam dan apa yang dia lakukan seperti org shalat di kegelapan malam,toh waktu itu aku hanya seorang bocah kecil,dan sekarang aku baru sadar bahwa ayahku sedang meminta kekuatan kepada yg maha kua,memberikannya kesabaran kepada sang pemberi cobaan.

aku sangat mengagumi ayahku,bahkan sampai2 aku berinisiatif utk mempunyai calon suami yg mempunyai sifat yg sama dgn ayahku.karena aku merasa terlindungi sangat terlindungi dengan sikap2 yg aku lihat luar biasa.mungkin org2 akan melihat sikapku itu sebagai kekanak-kanakan tapi biarlah,aku sudah menetapkan pilihanku,dan semoga allah mendengar doa’ku yg sering aku ucapkan ini.

ayahku adalah org yg tidak pernah meninggalkan subuhnya di masjid dan tidak meninggalkan asharnya dimasjid,walau ada hujan sekalipun,dia menggunakan rezeki dari allah untuk tetap menuju ke masjid diwaktu hujan,menggunakan mobil jika hujan walaupun jarak antara masjid dan rumah hanya 30 mtr. oh ya,aku ingat dia pernah meninggalkan shalatnya di masjid,tapi itu ketika dia sakit berat,ketika dia tidak dapat bangun dari tidurnya.setiap pulang sekolah aku selalu melihatnya baru pulang dari masjid dan kita berdua bersama sama pulang naik motor butut pulang ke rumah.

ayahku adalah orang paling lembut +tegas yang aku ketahui selama ini,ya,mungkin kelembutannya setelah ibuku.ayahku tidak pernah mengeluarkan kata kata kasar,mencemooh atau nada tinggi kepada diriku dan adik2ku,tidak pernah memukul kami,anaknya,tidak pernah sama sekali,tapi walaupun demikian dia mempunyai sikap tegas yg jika dia marah,dengan menatap ku saja,aku sudah tau kalau beliau sedang marah,dia orang yang paling tegas akan peraturan.aturan bahwa makan nasi tidak boleh buang2 nasi,aturan jam9 harus tidur,aturan nyucibaju+merapikan tempat tidur tiap pagi,bangun sebelum subuh,ngaji setiap malam,belajar setiap malam,puasa setiap minggu,main ketetangga atau teman hanya 3 jam,harus makan teratur,makan malam harus satu meja,harus ada sisa uang jajan/bulan,tidak boleh membuang sampah sembarangan,itulah diantara masih sekian banyak lagi aturan2 yg berlaku didalam keluargaku yg dikepalai oleh ayahku,sehingga membuatku menjadi org yg dimanapun berada harus mempunyai aturan.

ayahku adalah orang yg sangat peduli akan pendidikan baik ilmu dunia dan ilmu akhirat.utk ilmu dunia ayahku tidak pernah bernada berat jika aku menginginkan membeli alat2 buku/tulis,walaupun pada saat itu kondisi keluargaku sangat berat,rumah hanya bertanah liat,tidak ada atap diruang tengah,rumah make dinding papan,tetap ayahku berkata ia utk semua yg berhubungan dgn ilmu.Begitu juga ilmuakhirat,ayahku org ygpaling tegas utk itu,hukum2 baca quran+makhrijul huruf+hafalan ayat sudah menjadi keharusan di keluargaku,dan ditambah lagi aku juga di kirim di agama juga,aku juga harus membaca buku islam tiap minggu padahal aturan itu diberlakukan ketika aku mulai masuk kelas 4sd,yaitu aturan membaca buku islam.jadi setelah selesai sekolah umum lanjut ke sekolah agama ampe jam 9 malam.waktu itu adalah sesuatu yg menyenangkan.aku katakan menyenangkan juga setelah aku mengetahui hari ini,setelah aku mengetahui kenyataan bahwa di lingkungan2 ku yg masih belum mengerti hukum2 tajwid dan segala macamnya aku dihadapkan persoalan bahwa aku sudah lebih dahulu mengerti hal itu,tanpa manajemen dari ayahku,aku tidak mungkin spt sekarang ini.

ayahku adalah seorang mantan penjaga masjid,tinggal di masji karena tidak ada uang utk sewa kamar,seorag juara umum disekolahnya,seorg pekerja keras,seorag yg dulunya sekolah berjalan kaki sampai 6 km pulang pergi kampus dan rumah,seorang muazin masjid ketika kuliahnya duyu,seorang mahasiswa dgn ip cum laude,seorang penuh senyum dan ramah,seorang yg paling tegas,seorang yg bukanlah ikhwah,ayahku adalah seorg yg peduli dgn kesibukan ibu rumah tangga dan mau membantu,ayahku seoarng yg tidak pernah malu membantu ibuku menggosok pakaian,mencuci pakaian,menyapu,mengepel,membersihkan rumah,membersihkan halaman rumah,menyiram bunga,membantu kegiatan poskamling,membantu pembuatan parit dilingkungan rt.ah,setelah aku review lagi semua ingatanku ternyata banyak hal ttg ayahku yg tidak bisa kutuangkan semuanya ke tulisan ini.
ayahku memiliki karir yang bagus pada akhirnya. ia berkata kuncinya adalah kesabaran dan kerja keras.
ya allah ya rabb,berikanlah kekuatan kepada ayahku ibuku

kekuatan kesabaran,kekuatan iman,kekuatan bertahan

berikanlah mereka surgaMu karena sungguh ya allah

mereka tidak pantas mendapatkan nerakaMu,

karena mereka selalu menjagaku sedari kecil,

aminn ya rabbal ‘alamin