kepingin cuap cuap

assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh

hehehehhe, udah lama aku tidak memposting di blog ini, alasannya ada ada aja.

karena lupa pasword terus malas nyari di forget password,  malas posting, malas ini tu, yang intinya malas, tapi sepertinya menulis juga bisa menjadi keasyikan sendiri sekarang ini.

disaat sekarang, lagi sedang merasakan yang namanya bakal ada suatu “waktu kosong” ketika saat saat kesibukan yang padat dirasakan selama ini, tiba tiba secara perlahan mulai menghilang. Dimulai dari sudah berkurangnya masa perkuliahan, yang mengakibatkan untuk kekampus juga sudah mulai jarang, tidak seperti saat saat tingkat 2 dan 3 yang tiada jam tanpa kampus, lalu berlanjut dengan sudah mulai berkurangnya kegiatan di organisasi kampus, dengan keluarnya aku dari organisasi kampus tersebut, dan itu akan membawa perubahan yang cukup besar, selain itu dari sisi kerjaanku, sekarang lagi dalam masa tutup buku bulan ini, sehingga proyek2 dimulai dari bulan bulan kedepan yang ga tau kapan.

Berpikir untuk kerja full time, tapi itu bukan keinginanku untuk sekarang, ditambah lagi dengan kerja full time maka waktuku untuk dakwah juga berkurang, sehingga aku tidak ingin menjadikan alasan. Aku bertahan dengan kerjaan sekarang juga karena ternyata gajinya lebih bagus jika dibandingkan aku melamar sebagai fresh graduate ( hohhhoho, kembali ke uang ), so full time worker bukan lah pilihan bagiku, setidaknya untuk sekarang.

awal awalnya aku bingung, apa yang mesti kulakukan dengan kegiatan waktu luang yang cukup banyak, ya menurut ukuranku, dengan kerja dan menjadi seorang mentor dengan 2 kelompok, kuanggap masih memiliki spare time yang cukup banyak. Lalu, aku pun berpikir untuk mulai mencari mencari ilmu yang sempat tertunda dulunya karena kesibukanku, yaitu melanjutkan kursus bahasa jepangku, meningkatkan toeflku yang baru 512, dan mendaftarkan diri disebuah lembaga tahsin quran daerah Limo.

setidaknya ketika aku keluar dari organisasi dakwah, aku masih memiliki kegiatan berbau agama dan dakwah. Ketika aku berfikir bahwa sebentar lagi akan sign out, maka aku tidak berfikir untuk bersedih karena meninggalkan teman2 yang ada, tapi aku berfikir aku harus gembira karena memberi kesempatan kepada yang lain untuk mengembangkan organisasi dakwah tsb. Toh, aku juga akan tetap ke kampus dalam jangka waktu tertentu, entah ATM, kajian2, mentoringin anak2, atau event2 tertentu.

So, tiada kata sedih ketika kita masih berada di jalur jalan yang sama ^_^