Updates from August, 2011 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • youlis77lafine 1:00 am on 0,August 30, 2011 Permalink | Reply  

    Hargailah Orang org yg telah baik kepada anda. itu bukan hal yang sulit dilakukan. :)

    Citation
     
  • youlis77lafine 11:55 pm on 0,August 9, 2011 Permalink | Reply
    Tags: Cloth diaper,   

    Cloth Diaper 


    bagi teman teman yang ga tau apa itu cloth diaper, bisa di search di google, tapi sederhananya, cloth diaper adalah popok kain modern. Mengapa dikatan modern? karena biasanya popok kain tradiosional setiap bayi kencing 1x maka kita harus menggantinya, tetapi dengan ini, maka bayi bisa kencing berkali kali tanpa mengganti berkali kali, cukup 4 jam sekali atau 6 jam sekali tergantung insert nya dan kapasitas kencing bayi dan yang pasti bisa dicuci dan dipakai berulang kali sampai bayi berusia 2 tahun 🙂

    Awal saya mengetahui tentang cloth diaper adalah ketika saya men searching keperluan perlengkapan bayi yg perlu dibeli, dan terbawa sampai ke sbuah situs tentang manfaat cloth diaper. cloth diaper tidak memakai bahan bahan berbahaya seperti pospak sekali pakai, karena tidak mengandung gel, pemutih, dan bahan kimia lainnya. cloth diaper bersifat alami, berupa kain atau serat serat bambu sehingga baik untuk investasi kesehatan bayi kedepannya. kalo pertimbangan dari ibu ibu lainnya, sangat menghemat pengeluaran daripada memakai popok sekali pakai atau karena si baby ruam popok terhadap pospak.

    awalnya saya ragu dengan pemakaian popok ini karena sifatnya yg tidak boleh disetrika, khawatir akan masih ada kuman kuman yg menempel, tetapi setelah saya baca baca, kuman kumannya akan mati dibawah sinar matahri. sehingga penjemuran popok ini harus dibawah sinar matahari akhirnya melegakan saya.

    sekarang nisa telah memiliki 13 popok kain (cloth diaper) dari berbagai merk. rata rata sih lokal punya. hahahhaha. ada juga popok luar, yg pasti lebih bagus dan awet. tetapi pertimbangan saya memakai popok lokal selain karena harga, bundanya bosan kalo motifnya itu itu terus, jadi biar rusaknya cepat 😛 😛 😛 (tapi ga rusak rusak juga nih hehhehehhe), n yg pasti cutting nya lebih cocok daripada memakai merk luar yg cuttingnya lebih besar (tp kalo mau ngasih cloth diaper merk luar juga ga nolak loch heheheh). Merk Merk cloth diaper yg dipakai oleh nisa adalah Enphilia, Pempem, Z’Two, GG, Coolababy(ini merk dari cina). dan diantara mereka, saya memilih GG dan enphilia sebagai yang terbaik untuk lokal. karena bahannya yang lembut, tipis, sehingga hanya memakai kain biasa. pempem juga bagus, tetapi bahan luarnya sedikit keras sehingga anak susah untuk bergerak, kalo coolababy bahannya halus untuk bagian luar dan dalam, tetapi cuttingnya sedikit besar untuk nisa yang imut, sehingga harus dimasukkan 2 insert agar pas di badan nisa.

    so, alasan saya memakai cloth diaper bukan lah karena alasan green, atau biaya atau anti memakai pospak (karena terkadang nisa juga makai jika bepergian atau dia nya lagi kegerahan di malam hari), saya memilih cloth diaper karena sifatnya yang lebih alami untuk anak saya. dan ga bisa dipungkiri it’s worth for our saving hehheheeh 😀 😀 😀

    BTW bunda nisa jual clothdiaper merk Enphilia dan GG ya …… dapatkan diskon menarikkk !!! 😉
    hubungi ke : 0852 100 59411 utk penawaran diskon dan reseller 🙂

    Advertisements
     
  • youlis77lafine 11:24 pm on 0,August 9, 2011 Permalink | Reply  

    sebenarnya ada resep yg oke oke nih, tapi dibagikan ga ya???? 😛 😛 (pelit mode on)

     
  • youlis77lafine 11:23 pm on 0,August 9, 2011 Permalink | Reply
    Tags: masakan   

    Memasak 

    memasak adalah hal yang menyenangkan bagi saya untuk sekarang, melihat makanan tersaji di meja apalagi dinikmati bersama n habis sungguh membuat kepuasan tersendiri. saya tidak mengira bahwa akhirnya saya sedikit tahu tentang memasak, padahal sebelumnya saya benci memasak.

    Teringat dimasa kecil dulu, ibu selalu menyuruh saya membeli bumbu bumbu masak ke warung, kalo bahasa melayunya adalah kedai ;). ada aja yg disuruh setiap harinya, membuat saya yg ketika itu tidak tahu apa apa menjadi manyun. terkadang menyuruh saya ikut memasak bareng, padahal saya tidak suka lama lama didapur. lalu terkadang sedikit memaksa menyuruh saya membeli perlengkapan kue ini itu, yg sebetulnya dari kesemua kegiatan ini hanya sedikit perhatian yg saya berikan. berharap ketika kt menjadi org sukses, maka makanan bisa kita beli. Ibu selalu memberi tips tips dalam hal memasak makanan atau kue kering dan basah, tapi entahlah, saya acuh tak acuh saja terhdap hal demikian. ketika itu saya hanya berfokus untuk belajar dan belajar saja sembari tetap berbelanja ini itu keperluan emak saya atau membantu emak saya sekadarnya saja, itupun karena takut diomelin atau di cap anak durhaka hahahhahaha.

    tidak sedikit orang yang memuji masakan ibu saya, termasuk suami saya sendiri 😛 :P.bahkan, banyak yang bertanya mengapa ibuku tidak mau membuka jasa catering saja, tetapi entahlah, ibuku sampai hari ini tidak mau membuka jasa catering, mungkin beliau punya pertimbangan tersendiri. Ketika saya menikah, otomatis mau tidak mau kita sebagai wanita haruslah memasak. pertimbangan saya ketika masa kecil bahwa makanan bs dibeli semau kt berubah karena kondisi.

    kondisi dimana ketika kita membeli makanan, seperti tidak ada “feel” nya bahwa kita mempersiapkan makanan utk keluarga, berbeda dengan ketika kita memasak sendiri. ada rasa puas, tanggungjawab, dan “home” yg saya rasakan ketika saya membuat makanan. tentu saja tidak setiap hari saya membuat makanan, bisa makanan saya stok untuk 2 hari, bisa dikarenakan ada yg memberi lauk pauk, bisa karena saya lagi sakit atau mengurus anak, atau bisa karena saya telah menyiapkan stok utk masakan kering yang bisa dimakan kapanpun

    saya memulai memasak ketika berada menjadi anak kos, dari yg ringan sampai yg tumis tumis, lalu menikah dan akhirnya punya dapur sendiri, kepingin berkreasi maka akhirnya dimulailah dunia masak masak ala saya. kadang berhasil, ada juga yang gagal. namanya juga masih belajar. setidaknya saya tahu bahan bahan masakan dan bahan bahan kue karena kegiatan yg dulunya saya anggap menyusahkan karena ibuku selalu menyuruhku untuk berbelanja bahan demikian ternyata sangat berguna untuk sekarang dan setidaknya saya tidak buta sama sekali ttg memasak. ya itulah orangtua, pasti ingin yg terbaik untuk anaknya, tapi terkadang kt sebagai anak tidak mengerti hal demikian.

    thx to u mom.

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel