Dunia

apa yang ada jarang disyukuri
apa yang tiada sering dirisaukan
nikmat yang dikecap baru kan terasa bila hilang
apa yang diburu timbul rasa jemu
bila sudah di dalam genggaman

dunia ibarat air laut
diminum hanya menambah haus
nafsu bagaikan fatamorgana
di padang pasir

panas yang membahang disangka air
dunia dan nafsu bagai bayang-bayang
dilihat ada ditangkap hilang

Tuhan.. leraikanlah dunia
yang mendiam di dalam hatiku
kerana di situ tidak ku mampu
mengumpul dua cinta
hanya cintaMu ku harap tumbuh
dibajai bangkai dunia yang kubunuh

By Raihan

Lirik lagu diatas benar benar mengingatkan saya tentang dunia ini.

ah berbicara tentang dunia, tidak ada habis habisnya. harta, tahta,wanita, anak anak merupakan ujian dari Allah swt kepada hamba-hambanya.

selalu diberikan kekhawatiran, kemudahan atau kesulitan yang membuat manusia tersebut merasa takut dengan hal hal yang terjadi dalam hidupnya. menurutku ini bukanlah suatu kesalahan. tidak ada salahnya menyediakan payung sebelum hujan.

Diluar sana, masih banyak orang yang mencari dunia ini dengan cara yang tidak baik.  Dahulunya saya begitu polos tentang dunia ini. Tidak pernah tersirat rasa negatif akan dunia ini, termasuk didalamnya yaitu manusia. Tetapi ternyata itu hanyalah pendapat saya saja. Tidak pernah lupa dari ingatan saya bagaimana manusia manusia menghalalkan segala cara untuk mendapatkan dunia.

ya seperti uang. dan sampai sekarang walau sudah lama berlalu, saya tidak habis pikir bagaimana manusia manusia tersebut tega melakukan hal demikian, dengan alasan sekali lagi dunia. dan itu menggoreskan luka dihati saya yang entah kapan sembuhnya. karena selama ini saya berpikir bahwa dunia hanyalah dunia, dunia bukanlah akhirat.

selama ini saya selalu berpikir bahwa dunia tidaklah perlu dikejar, yang penting bagaimana kita mengatur dunia ini. bagi yang bekerja, bagaimana islam mengatur seseorang bekerja, itu yang kita jalankan. bekerja keras, berdoa, usaha ikhtiar merupakan cara islam mengatur orang bekerja atau berusaha dalam hal apapun. setelahnya biarlah Allah swt yang memberikan bonusnya. karena 1 hal yang pasti, rencana Allah swt lebih indah daripada bila digabungkan seluruh rencana manusia di muka bumi ini.

ya itu yang saya pikirkan selama ini. dan kemudian didepan mata melihat hal yang berbeda dari apa yg saya pikirkan. saya merasa munafik. pathetic dengan pikiran saya selama ini, dan juga sedih,kesal atau marah . entahlah.

mengapa harus menghalalkan segala cara utk dunia.

apa yang dipikirkannya manusia pencari dunia?. saya tidak tahu krn  yang tahu hal itu hanyalah diri kita sendiri. tapi saya tahu 1 hal yang pastinya adalah bahwa mereka tidak berbahagia dengan diri mereka sendir, padahal bersama Allah swt berdoa, bertawakkal, mendekat kepadaNya itulah salah satu cara untuk berbahagia bukan dari dunia ini. karena seperti lagu raihan diatas,  dunia ibarat air laut diminum hanya menambah haus.

saya tidak tahu bagaimana bersikap kepada mereka. memaafkan, let it be, atau seperti apa. walau saya tahu apa yang ajaran islam katakan ttg kondisi ini. terkadang saya berpikir ingin berhenti saja, tetapi pemikiran bahwa semua hidup ini adawaktu  akhirnya, itu membuat saya semangat terhadap dunia ini, dan berharap suatu saat akan lepas dari nafsu dunia ini. Saya berharap terutama kepada diri saya sendiri, suatu hari nanti saya bisa memaafkan mereka, memaafkan diri saya, melepaskan rasa luka ini.